SHARING TIME #NGOPI SERIUS SOLO



Jajanan Klasik Kawula Muda


Modernisasi yang terjadi di berbagai negara mengharuskan setiap masyarakatnya untuk berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Tanpa kita sadari kita juga ditekan untuk bisa mengikuti kecanggihan teknologi yang ada. Banyak sekali dampak yang dihasilkan dari adanya proses modernisasi tersebut, baik itu dampak positif maupun negatif. Akan tetapi, dalam esei ini saya tidak akan membahas mengenai dampak positif atau negatif, melainkan akan membahas dampak modernisasi tersebut dalam bidang kuliner. Mengapa modernisasi bisa berpengaruh pada kuliner masyarakat? Dan mengapa masyarakat khususnya anak muda sangat gemar mencari tempat kuliner yang kekinian atau bisa dikatakan instagramable? Baik, saat ini apabila kita melakukan survei terhadap 100 responden semisal, 90 diantara mereka pasti mempunyai media sosial yang mereka gunakan baik untuk komunikasi, iklan, maupun untuk mengekspose kehidupan mereka sehari – hari.
Pada dasarnya dengan adanya media sosial itu produsen mulai berbondong – bondong untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup masyarakat saat ini. Cara produsen yang paling umum yaitu dengan cara mendirikan sebuah kafe atau tempat makan dengan dekorasi unik, dekorasi ini tentunya bertujuan untuk menarik para konsumen agar minat berkunjung ke tempat itu. Berdasarkan pengamatan saya, produsen berlaku demikian karena adanya beberapa faktor diantaranya adalah, konsumen saat ini khususnya anak muda lebih senang “nongkrong” di tempat yang kekinian, senang berfoto di tempat yang dikunjungi, senang memfoto makanan/minuman yang dipesan lalu diunggah ke media sosial dengan tujuan agar para pengikut di media sosialnya tahu jika orang tersebut pergi ke tempat kekinian dan makan makanan kekinian. Hal tersebut juga dilakukan konsumen untuk menunjang eksistensinya di kalangan teman – teman mereka agar terlihat hits dan tidak kuno.
Saat ini banyak sekali tempat – tempat “nongkrong” yang sebenarnya hanya menyajikan makanan/minuman umum biasa dan bahkan rasanya tidak terlalu enak. Akan tetapi tempat kuliner tersebut dikreasikan sedemikian rupa dan diberi nama unik agar para konsumen tertarik untuk mengunjunginya. Makanan yang biasa tadi  juga diberi nama menggunakan bahasa asing dan toping – toping baru sehingga konsumen akan mudah tertarik untuk memesannya. Harga yang ditawarkan dari setiap tempat kuliner sangat bervariasi akan tetapi harganya rata – rata dapat menguras kantong karena “embel – embel” dari nama tempat yang kekinian dan banyak digandrungi kawula muda saat ini. Tempat – tempat tersebut juga sudah mulai menyebar dan banyak di daerah Surakarta, misalnya saja seperti Starbucks, Kimchi Resto, Yellow Truck, La Moda Del Gelato, Ngopi Serius dan masih banyak lagi tempat – tempat kuliner kekinian yang sangat menyedot perhatian masyarakat khususnya generasi muda zaman sekarang.
Salah satu tempat yang saya kunjungi dalam proses pembuatan ulasan ini adalah Ngopi Serius. Ngopi Serius adalah sebuah tempat ngopi yang suasana klasiknya begitu terasa karena dekorasi keseluruhan terbuat dari kayu. Saya sendiri kurang tahu kayu apa yang digunakan untuk mendekor ruang sekaligus sebagai bahan utama furniture di tempat tersebut. Akan tetapi yang jelas ruang tersebut memiliki dekor yang cukup nyaman bagi saya karena tenang dan tidak bising. Ngopi Serius adalah tempat ngopi yang cukup terkenal di daerah Surakarta, akan tetapi saya sendiri baru pertama kali mengunjungi tempat ini. Saya mengunjungi tempat ini tepat pada sore hari menjelang maghrib, saat saya sampai ditempat tersebut suasana cukup sepi hanya terdapat beberapa orang minum kopi disana. Bahkan saat itu lebih banyak pria yang menjadi pelanggan. Saya sendiri bukan seorang pecinta kopi atau maniak akan minuman kafein ini.
Sebelum saya mengunjungi Ngopi serius saya banyak mencari informasi mengenai tempat kuliner ini. Beberapa ulasan yang saya temukan di internet menyebutkan bahwa Ngopi Serius adalah sebuah tempat “nongkrong” kekinian yang pelayanannya cukup memuaskan dan menu yang ada di tempat ini cukup enak rasanya. Sebenarnya saya sendiri kurang paham letak dari Ngopi Serius, tapi yang jelas saya mengunjungi tempat ini dengan sangat mudah. Ngopi Serius sudah terdaftar di GPS sehingga siapa saja akan sangat mudah untuk menemukannya meskipun belum pernah datang ke tempat ini. Dari ulasan di internet saya juga mendapatkan informasi cukup mengenai daftar menu dan harganya sehingga sesampainya di lokasi saya dan teman – teman tidak bingung saat akan memesan menu. Sesampainya di Ngopi Serius saya dan teman – teman langsung duduk dan dihampiri oleh seorang pelayan.
Kesan pertama saya saat memasuki tempat tersebut sangat merasa damai dan santai karena didukung suasana yang tidak bising dan dekorasi tempatnya juga tidak berlebihan. Sebenarnya saya sendiri tidak suka minum kopi karena tidak cocok di lambung saya, akan tetapi karena adanya tuntutan untuk saya melakukan observasi tersebut saya memesan jenis kopi yang tidak terlalu “nampol” rasa kopinya. Alasan saya memesan jenis kopi ini karena aroma kopi tidak terlalu menyengat dan menurut saya juga tidak terlalu banyak kafein terkandung di dalamnya. Sebenarnya saya sendiri suka aroma khas kopi, menurut saya aroma kopi hitam sendiri memberi relaksasi pada otak saya, akan tetapi saya sendiri selalu bermasalah jika meminum kopi  terlebih lagi kopi hitam. Saat saya perhatikan, tempat tersebut cukup nyaman untuk berbincang santai bersama orang terdekat kita karena susananya penuh dengan kehangatan. Tempat tersebut juga cocok untuk dijadikan ruang diskusi ringan bagi kelompok – kelompok tertentu.
Selain itu, Ngopi Serius juga cocok digunakan untuk tempat santai dan mengerjakan tugas praktis di laptop maupun alat elektronik praktis lain. Saya sendiri cukup tertarik dengan tema klasik yang menurut pendapat saya sangat cocok dengan nama tempatnya, Ngopi Serius. Tema klasik dengan dekorasi sederhana dan pencahayaan ruang yang dibuat minim memang sangat cocok digunakan untuk pecinta kopi menikmati kopinya dengan serius, tanpa gangguan kebisingan dan gangguan umum. Dekorasi tempat tersebut full dengan bahan kayu yang disusun begitu rapi, bahkan pajangan dinding juga terbuat dari papan kayu. Pelayanan yang dilakukan oleh pelayan juga cukup memuaskan, namun kekurangannya terlalu lama saat memproses pesanan karena sampai 15 menit lebih. Berdasarkan pungkasan pelayan waktu paling ramai di Ngopi Serius yaitu pada kisaran pukul 8 malam. Pada saat itu akan banyak konsumen yang bersantai di tempat ini dengan memesan kopi.
Saya juga memperhatikan beberapa pelanggan yang duduk didepan saya, saat itu ada segerombol wanita yang menurut saya umurnya sudah 25 tahun ke atas “nongkrong” di tempat itu. Dengan santai mereka berbincang – bincang mengenai kopi kemudian mereka memesan  menu dan selanjutnya sibuk memainkan ponsel masing – masing. Dari penampilan orang tersebut sudah sangat jelas mereka adalah orang elite yang sedang bersantai. Saya berasumsi demikian karena dari gaya bicara dan pakaian yang dikenakan mereka adalah orang yang cukup berada. Selain itu juga ada seorang pria yang duduk sendirian dan memainkan ponsel sembari meminum kopi pesanannya. Dari penampilan orang tersebut kira – kira umurnya sama seperti segerombolan wanita sebelumnya. Berdasarkan pengamatan saya orang tersebut orang biasa – biasa saja dari cara duduk dan raut mukanya. Orang tersebut terlihat sedikit memiliki beban pikiran dan menurut saya ia sedang menenangkan dirinya dengan cara minum kopi di tempat tersebut.
Jika di rata – rata orang yang mengunjungi Ngopi Serius adalah masyarakat dengan penghasilan menengah ke atas dan kisaran umur remaja sampai dewasa. Pengunjung di tempat itu kebanyakan juga seorang pria yang sudah bekerja. Saya dan teman – teman memesan beberapa menu minuman yang berbeda seperti Ice Taro Xpress Late (best seller), Red Velvet Latte (best seller), Ice Cafe Late dan Ice Tiramisu Xpress Latte. Sedangkan untuk makanan atau camilannya, saya dan teman – teman memesan sosis gulung krispi, sandwich (best seller), roti telur mata sapi (best seller) dan french fries. Sembari menunggu pesanan datang saya dan teman – teman beberapa saat mengambil foto di tempat tersebut, dengan cahaya yang remang – remang suasana di foto begitu klasik dan hangat. Kami juga berbincang – bincang sejenak dengan mengamati keadaan sekitar kami. Saat pesanan datang kami masih asik foto – foto hinggan beberapa menit kemudian menyantap pesanan kami.
Dari segi penyajian, saya cukup suka dengan cara pelayan menyajikannya karena santai dan higenis. Saat merasakan sensasi ngopi di tempat tersebut rasanya sangat “adem” dan jauh dari pikiran – pikiran yang membebani seperti tugas dari kampus. Rasa dari pesanan saya juga tidak begitu aneh dan cukup bisa diterima mulut saya. Saya suka karena porsi makanan yang dihidangkan tidak sedikit namun juga tidak berlebihan jadi porsinya benar – benar pas untuk cemilan. Sebenarnya perut saya cukup kurang bersahabat setelah beberapa saat meminum jenis kopi yang saya pesan, akan tetapi reaksinya tidak begitu perih. Hal tersebut mungkin karena proses pembuatan dan jenis kopinya cukup baik dan cocok bagi saya yang bukan pecinta kopi. Kita bisa mengunjungi Ngopi Serius mulai dari pukul 4 sore hingga pukul 11 malam. Untuk saya pribadi mungkin akan lebih nyaman dan santai apabila kita mengunjunginya setelah waktu salat isya’ karena pada waktu itu kita akan bebas untuk bersantai.
Menu makanan yang ditawarkan di Ngopi Serius cukup simpel dan sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah, jadi menurut saya menu makanannya kurang menarik. Akan tetapi jika menu minumannya, saya cukup tertarik karena saya sendiri juga baru pertama kali pergi ke warung kopi. Membicarakan mengenai spot berfoto, kita bisa berfoto di bagian mana saja tempat ini karena backgroundnya cukup klasik dan tidak membosankan menurut saya. Saya sendiri memiliki ketertarikan lebih mengenai sesuatu dengan tema klasik sehingga untuk spot foto saya jamin tidak akan mengecewakan. Permasalahannya hanya satu yaitu cahaya yang remang – remang, jika kamera bagus hasilnya akan sangat menawan dan menarik akan tetapi jika kameranya tidak bagus hasilnya pasti akan sangat buruk karena pencahayaan yang khas ala klasik.
Saya sendiri sangat antusias dengan banyaknya perkembangan yang dilakukan produsen untuk memuaskan keinginan berbelit dari para konsumen. Dengan adanya perkembangan ini setiap tempat kuliner pasti akan melakukan perombakan penuh sehingga tempat – tempat kuliner akan lebih menarik dikunjungi dan tidak monoton. Tempat dari Ngopi Serius sendiri tidak dekat dengan jalan raya besar, namun tempatnya sangat menarik dan cocok sekali untuk menenagkan diri dari kebisingan umun. Tempat seperti itu biasanya akan sangat mudah dikunjungi apabila disebarluaskan melalui media sosial. Sebenarnya, bentuk dan tananan yang ada dalam tempat ini pasti disesuaikan dengan perkembangan kawula muda yang sangat menginginkan tempat asik, nyaman, dan kekinian.
Tempat semacam Ngopi Serius juga memerlukan kreatifitas cukup tinggi untuk memberikan ciri khas pada tempat ini. Ciri khas dari Ngopi Serius sendiri adalah tema klasiknya. Tema klasik yang disesuaikan cukup detail dengan nama tempatnya sangatlah sederhana. Suasana yang ada dalam tempat ini juga sangat sesuai dengan nama dan pelayanannya. Tempat ini sangat cocok bagi para pecinta kopi yang ingin merasakan sensasi minum kopi dengan suasana klasik. Seperti awal penjelasan saya mengenai perkembagan kuliner akibat dari teknologi, tentunya kita sebagai konsumen juga harus pandai dalam memilih tempat kuliner. Kita pandai bukan hanya dari segi harga namun juga dari segi kebersihan dan kehalalannya. Hal tersebut karena nilai agama yang perlu kita terapkan secara permanen dalam perkembangan dunia kuliner adalah, dengan memastikan bahwa setiap produk yang kita konsumsi harus ada jaminan kehalalan. Saya sendiri cukup yakin jika Ngopi Serius menggunakan bahan halal karena masakannya juga termasuk ke dalam masakan lokal dan kebersihan menu juga sudah sangat baik bagi saya pribadi.
Perkembangan kuliner ini sangat berpengaruh juga terhadap ekonomi masyarakat. Produsen bisa memanfaatkan teknologi untuk menunjang perkembangan kuliner, setelah itu bagian ekonomi masyarakat juga akan ikut berkembang. Tempat “nongkrong” yang mulai bermunculan dengan tema – tema unik perlu dikembangkan dengan gaya baru dan tatanan baru agar tidak membosankan. Akan tetapi sebagai seorang konsumen muslim kita juga harus memperhatikan kehalalan dan kebersihan dari tempat kuliner yang akan kita kunjungi. Mengikuti adanya kemajuan dan cara berkuliner baru bukanlah hal yang salah dalam kehiduan seorang anak muda, akan tetapi yang terpenting adalah kita tidak seharusnya berlebihan dalam menanggapi majunya perkembangan tersebut.











Komentar